Menentukan Pikiran Utama Dan Pikiran Penjelas
Manusia lahir dari suatu masyarakat yang
mempunyai sejarah dan tradisi. Ia merupakan individu yang
mau tidak mau harus mewarisi seperangkat nilai-nilai tradisional.Namun kemudian dalam proses kedewasaan ia akan menghadapi suatu kenyataan yang
selalu berubah-ubah. Suatu realitas kehidupan yang
menyuguhkan tantangan baru yang
berbeda baik skala ataupun dimensinya. Disinilah individu tersebut melihat adanya nilai-nilai tradisional yang
kurang serasi atau kurang mampu menghadapi tantangan baru tersebut.
Pikiran Utama :Seorang yang harus
memegang nilai2 tradisional
Pikiran Penjelas :
ü Suatu
Proses kedewasaan dalam menghadapi suatu kenyataan
ü Realitas kehidupan
dalam tantangan baru
ü Melihat
nilai tradisional yang kurang serasi
ü Kurang
dalam menghadapi tantangan baru
Mengubah Paragraph Induktif Menjadi Pharagraph Deduktif
Bahasa Muna belum tentu dapat dipakai dengan baik
oleh seorang turunan Inggris yang lahir di Raha (Muna) yang hidup dari kecil,
dewasa, sampai tua di tempat itu. Hal ini sangat berbeda dengan bahasa Buton
dan bahasa-bahasa lain di Makasar. Bahasa-bahasa yang disebut terakhir ini dapat
dipahami dengan mudah oleh pendatang dari daerah lain serta dapat mereka
pergunakan dengan baik dalam bahasa sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa
bahasa Muna agak sukar dipelajari oleh penutur asing. (Paragagraph Induktif)
Bahasa muna kurang dimininati oleh turunan asing. Bahasa
muna belum tentu juga dapat dipakai dengan baik oleh bangsa turunan inggris
yang lahir di Raha (muna) yang hidup dari kecil ,dewasa s/d tua di tempat itu
.sangan berbeda dengan Bahasa buton dan Bahasa – Bahasa lain di makassar . Bahasa
yang di sebut terahir ini dapat dipahami dengan mudah oleh pendatang dari
daerah lain serta dapat mereka gunakan dengan baik dan benar (Paragraph Deduktif)
Memperbaiki Kalimat dibawah menjadi Efektif dan Menentukan Pola Kalimatnya
Jembatan layang itu belum selesai seperti yang
sudah direncanakan disebabkan karena dananya belum dapat dicairkan semua.
(Kalimat Sebelum Efektif)
Jembatan layang belum selesai seperti yang
sudah direncanakan karena dananya belum di cairkan semuanya (Kalimat Menjadi
Efektif)
Kalimat ini menggunakan Pola S P O K
Agar supaya Anda memperoleh nilai ujian yang
memuaskan, Anda harus belajar dengan sebaik-baiknya (Kalimat Sebelum Efektif)
Supaya anda
memperoleh nilai yang memuaskan, anda harus belajar (Kalimat Menjadi Efektif)
Kalimat Ini menggunakan Pola S P O K
Sebelum anda mengerjakan tes ini, sebaiknya berdoa
dahulu agar diberi petunjuk oleh tuhan yang maha kuasa. (kalimat Sebelum
Efektif)
Sebelum anda
mengerjakan tes, sebaiknya berdoa dahulu agar diberi petunjuk oleh tuhan yang
maha kuasa. (Kalimat Menjadi Efektif)
Kalimat ini menggunakan pola S P O K
didalam karya tulis ini mengemukakan tentang
bank yang mempunyai andil didalam masyarakat. (Kalimat Sebelum Efektif)
Didalam karya tulis ini
mengemukakan tentang bank yang mempunyai andil di dalam masyarakat. (Kalimat
Menjadi Efektif)
Kalimat ini menggunakan pola S P O
Karena data-data itu belum diproses atau masih
merupakan data mentah, jangan diberikan kepada siapa pun, termasuk wartawan.
(Kalimat Sebelum Efektif)
Karena data-data itu belum
diproses masih berupa data mentah, jangan diberikan kepada siapa pun. (Kalimat Menjadi Efektif)
Kalimat ini menggunakan pola S P O
Menentukan Pola Kalimat
Rumahku =
Subjek
Menghadap =
Predikat
Ke utara = Keterangan Tempat
Gamelan =
Subjek
Merupakan =
Predikat
Ciri kesenian Tradisional = Objek
Keputusan hakim sesuai
= Predikat
Tuntutan Jaksa = subjek
Sayur Mayur = Subjek
Didatangkan =
Predikat
Dari Bogor = K.Tempat
Lina = Subjek
Anak pak Hadi = Objek
Tersenyum manis =
Predikat
Dona =
Subjek
Memasukan bungkusan itu kedalam = Predikat
Mobil =
Objek
Pengusaha =
Subjek
Mengajak =
Predikat
Buruhnya =
Objek
Menyelesaikan masalah secara damai = Pelengkap
Negara kita =
Subjek
Berlandaskan =
Predikat
Hukum =
pelengkap
Korea Utara =
Subjek
Mematuhi seruan =
Predikat
PBB =
Objek
Para Petani =
Subjek
Menanami sawahnya =
Predikat
Dengan palawija =
Objek
Dalam musim ini =
Ket .waktu
Mahasiswa =
Subjek
Mengirimi Jaksa agung =
Predikat
Ayam betina =
Objek
Mahasiswa hokum =
Subjek
Itu berdebat =
Predikat
Bagaikan pengacara =
Pelengkap
Langganan:
Postingan (Atom)

0 komentar